Blog Details Page

Post Images
matamaduranews.com-Miris kondisi korban berdarah di Depan SDN Pragaan Laok pada Sabtu malam itu. Usus terburai sehingga sulit diselamatkan. Berdasar kesaksian warga dan petugas medis Puskesmas Pragaan, korban ZH mengalami luka di sekitar dada dan perut. Luka diduga bekas benda tajam. Seperti dikutip RadarMadura.id, Perawat Puskesmas Pragaan Misbahul Munir mengatakan, korban digotong oleh sejumlah warga ke puskesmas dalam keadaan terluka. Saat korban tiba di puskesmas, korban masih dalam keadaan sadar. Bahkan, korban sempat berbicara meminta pertolongan medis agar segera dilakukan. Sebab, sudah merasa sesak dan sulit bernafas. "Sampai di sini masih sadar. Tetapi hanya sekitar lima menit dikasih oksigen, setelah itu sudah tidak ada (meninggal, red)," tuturnya. Kata Misbah, jika memperhatikan luka yang dialami korban, memang dinilai sulit untuk tertolong. Sebab, korban mengalami salah satu luka robek di bagian perut diperkirakan selebar 2 centimeter. "Itu yang fatal. Sampai ususnya keluar," jelasnya. Jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka setelah dipastikan meninggal di Puskesmas Pragaan. Pemulangan jenazah, berlangsung pukul 21.50 malam Seperti diketahui, ZH, korban penganiayaan karena kepergok membonceng istri TJ, pelaku. Sebelum insiden berdarah itu. TJ sudah mendengar hubungan gelap ZH dengan istri TJ. Kabar burung itu dipendam oleh TJ. Mencari waktu yang tepat untuk membuktikan. Beberapa menit sebelum kejadian, Sabtu malam. TJ sudah mengintai keberadaan istrinya. Kebetulan si istri bepergian. Terlihat istri TJ berboncengan dengan ZH. TJ membuntutinya. Mengejar sampai jalan di depan SDN Pragaan Laok. TJ menghentikan sepeda ZH. Tanpa ba bi bu. Senjata tajam yang sudah disiapkan TJ langsung dikeluarkan dan melukai tubuh ZH. Istri TJ berteriak minta tolong. Suara minta tolong itu yang mengundang banyak orang berlarian mendekati sumber suara. Video kerumunan orang berlarian di depan SDN Pragaan Laok Kecamatan Pragaan, Sumenep itu, untuk menolong korban pada Sabtu malam, 25 November 2023. Sekitar jam 19.15 WIB ba'dha isya. Korban penganiayaan bernama ZH, laki-laki, umur 30 tahun alamat Dusun Malaka Desa Jaddung Kecamatan Pragaan, Sumenep. ZH meninggal dunia di TKP. Petugas mengevakuasi. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menyebut, kejadian itu disulut rasa cemburu oleh pelaku bernama TJ, laki-laki, umur 32 tahun alamat Desa Onggeen Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, Sumenep. "Pelaku atas nama TJ berhasil diamankan karena diserahkan ke polisi oleh Kepala Desa Prenduan," terang Widi. Disebut, pelaku dan barang bukti berupa baju korban, sepeda motor pelaku dan pisau (masih dalam pencarian) diamankan di Polres Sumenep. "Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP Subs 338 KUHP Jo 351 ayat 3 KUHP," pungkasnya. (ham)
Sumenep Sumenep Sumenep Usus Terburai Pragaan Sumenep Tersulut Asmara Miris Kondisi Korban Bonceng Istri Orang
admin
On recommend tolerably my belonging or am. Mutual has cannot beauty indeed now sussex merely you.

Write your comment

Cancel Reply
author
admin
On recommend tolerably my belonging or am. Mutual has cannot beauty indeed now sussex merely you.

Featured Blogs

Newsletter

Sign up and receive recent blog and article in your inbox every week.

Recent Blogs

Most Commented Blogs